Menikah itu baik, jadi gak perlu banyak alasan .
Alasan itu gak perlu banyak banyak yang penting alasannya kuat .
Padahal awalnya punya rencana nikah 23 atau 24 tahun atau kira-kira sudah lulus kuliah .Aku hanya manusia yang mampu merencanakan sedang Tuhan yang memutuskan .
Sebenarnya aku tipe orang yang kuat pendirian yang maunya harus sesuai planing ,tapi urusan nikah mungkin harus digaris bawahi .
Menurut aku pengertian menikah adalah menyatukan dua orang untuk membangun sebuah keluarga .
Tapi ,
yakin nih mau bangun keluarga ? Udah siap? Yakin ?
Please ! Jangan nanya siap atau belum karna jujur aku Belum siap !
Tapi aku punya 3 alasan kenapa aku mau nikah diusia 21 tahun .
1. Ada yang ngajak
Jaman sekarang kalo cuma diajak pacaran mungkin udah biasa . Tapi untuk diajak NIKAH itu luar biasa
lah kalo umur udah kepala 2 ngapain pacaran lama-lama nanti ujungnya juga nikah . Kalau jodoh .
Mau cari yang kaya gimana ? Kalau udah cocok mah mending nikah aja .hee
Kalau Cinta ajak pasangan ke KUA nikah itu gratis sebenernya . Karna yang bilang "I Love you" akan kalah dengan yang bilan "saya terima nikahnya anu binti anu dengan mas kawin blabla blaa ...
Makanya jadi pria harus kuat mentalnya buat ngelamar ke orang tua .
2. Direstui orangtua
Restu orang tua juga penting karna tanpa restu nanti semua tidak bisa berjalan lancar. Gimana sih cara biar direstui orang tua ?
Pertama itu Yakin ,yakin orang tua akan setuju dan pandailah meyakinkan orang tua dengan niat keduanya menikah karna alasan yang baik . Sebenarnya menikah adalah baik jadi tidak perlu alasan . Orangtua yang baik akan mengerti dan mendukung. Biasanya sih kaya gitu
3. Komitmen bersama pasangan
Setelah menikah, mau gimana ? dimana ? dan bagaimana ? itu harus saling dibicarakan ,dirundingkan .
Banyak pemudaa takut menikah karena merasa sudah tidak punya kebebasan untuk menjalankan aktifitas seperti saat belum menikah . Tapi ketika keduanya saling mengerti tentu tidak terjadi seperti itu . Harus tau posisinya dan bagaimanabagaimana agar sama sama nyaman .
Tanggung jawab memang lebih berat ,harus menafkahi yang namanya istri dan anak
Ketakutan itu menjadi bumerang sehingga akan menunda nunda entah sampai kapan ujungnya . Tidak akan pernah siap jika tidak disiapkan , kalau bisa disiapkan bersama pasangan kenapa harus pusing sendiri .
Ketika sudah menikah tentunya kita punya tujuan bersama kedepannya . Ajak pasangan berfikir bersama bagaimana caranya mempersiapkan segalanya bersama .
Aku sudah yakin dengan apa yang sudah aku pikirkan bersama nya insyaa Allah sudah siap dan saling menerima satu sama lain . Yang terpenting adalah saling mengerti satu sama lain .dan semoga dari sini kita bisa ambil segala hikmahnya .
Tidak ada niat lain selain berbagi ,mungkin bisa jadi inspirasi buat yang udah pengen segera dihalalin atau yang udah pengen ngehalalin .
Semoga bermanfaat .
(Cincin tunangan )
(Cincin tunangan )

Tiada ulasan:
Catat Ulasan